Rokok sebagai Kontributor Polusi Udara di dalam Ruangan

21 Jan

Abstrak

 

            Cigarette smoke is pollution contributors indoor. Cigarettes smoke effect for environment will not as big as both vehicle smoke and smoke from industrial throwing. But, the effect could be dangerous for both active and passive smoker’s health. The effect will not directly feel, but the cigarette smoke mengendap in the body until muncul efeknya few years later. There are many ways that have been done to prevent the effect and dangerously of cigarette smoke. Some countries even have been making aturan denda for people that smoking in public places. InIndonesia, government makes rules untuk menetapkan the high tax, so the prices of the cigarette are more expensive. It has goal to reduce the smoker’s value inIndonesia. But, some cigarette’s producers give free cigarette for student in order to promoting their product and giving scholarships for student from cigarette’s factory.

Keywords: smoke, smoker/s, passive smoker/s, cigarette, effect.

 

Pendahuluan

Dalam ruang lingkup yang besar, rokok bukan masalah yang besar. Polusi yang diakibatkan oleh asap rokok tidak akan begitu berpengaruh jika dibandingkan dengan asap kendaraan bermotor dan asap hasil sampingan industri.

Di daerah perkotaan, polusi amat sangat mengganggu semua kegiatan yang terjadi di kota-kota sibuk. Di jalanan, kepekatan asap dapat membatasi penglihatan para pengguna jalan dan memperbesar resiko kecelakaan lalu lintas. Kemudian, asap dapat menggangu pernapasan dan memperkecil konsentrasi oksigen di udara. Sehingga para pengguna jalan dapat mengalami anoksia. Akibat yang ditimbulkan dari terjadinya anoksia adalah pusing, dan kehilangan keseimbangan. Hal ini dapat membahayakan pengguna jalan yang lain.

Walaupun efek negatif dari asap rokok akan bekerja dalam ruangan yang sempit, namun hal ini tidak dapat disepelekan. Selain mengganggu, asap rokok juga membahayakan kesehatan penghisap rokok dan penghisap asap rokok yang berada di sekitar perokok.

Perilaku Perokok

Indonesia merupakan salah satu produsen rokok. Masyarakat Indonesia juga banyak yang menjadi perokok. Ada banyak jenis rokok yang beredar di Indonesia, mulai dari yang diproduksi di pabrik yang besar dengan merek yang sudah terkenal dan terjamin kualitasnya hingga rokok tradisional yang masih menggunakan tembakau yang dimasukkan dalam daun jagung dinamakan rokok klobot.

Rokok saat ini sudah dilengkapi dengan filter yang berfungsi untuk mengurangi bahan kimia berbahaya yang terdapat pada tembakau. Namun, saat ini harga rokok berfilter masih lebih mahal daripada rokok biasa. Masyarakat Indonesia yang daya belinya masih rendah memilih untuk membeli rokok tanpa filter atau rokok tradisional yang masih menggunakan tembakau kotor.

Selain itu, pengotor udara dalam ruangan bukan hanya rokok. Bentuk lain dari rokok, cerutu, dapat mengotori udara lebih banyak daripada rokok. Asap yang dihasilkannya lebih pekat dan kandungan kimia berbahayanya lebih banyak.

Bagi masyarakat yang tidak buta huruf, seharusnya bisa membaca peringatan yang terdapat pada setiap bungkus rokok. Sayangnya, masyarakat Indonesia belum semuanya melek huruf dan perokok Indonesia belum begitu sadar akan pentingnya pendidikan untuk memahami peringatan tersebut.

Kontributor Polusi dalam Ruangan

Fungsi rokok adalah menimbulkan perasaan relaks kepada orang yang menghisapnya. Kandungan rokok juga bersifat candu, sehingga orang yang sekali menghisapnya dapat tergantung pada rokok karena efek yang ditimbulkannya. Saat-saat yang tepat untuk merokok bagi para perokok adalah saat-saat setelah makan. Ketika kebutuhan pokok telah terpenuhi, akan timbul perasaan relaks dan lega. Bagi perokok, hal itu belum lengkap tanpa merokok.

Masalahnya adalah tempat dimana para perokok itu merokok. Di dalam sebuah rumah, ada sebuah keluarga yang juga akan menghirup udara yang tercemar asap rokok. Dalam sebuah rumah makan, banyak pengunjung rumah makan lain yang juga menghirup udara yang tercemar. Di dalam kendaraan umum, mall, lebih banyak lagi orang-orang yang juga akan terkena efek asap rokok tersebut. Tidak semua orang senang akan hal ini.

Udara dalam sebuah ruangan setengah tertutup tidak mengalir dengan cepat dan lancar. Banyak penghambat yang berada dalam ruangan tersebut. Karena itulah, asap rokok dalam ruangan akan berputar-putar di dalam ruangan tersebut hingga keluar dari celah. Siklus itu berlangsung dengan lambat. Sebelum sempat keluar ruangan melewati celah, asap yang sudah berbaur dengan udara dapat terhirup oleh orang lain yang berada dalam ruangan yang sama. Bahaya yang mungkin di derita oleh orang yang mengihup asap rokok dapat melebihi bahaya yang dapat diderita oleh perokok. Sebab, perokok mengeluarkan asap tembakau yang diendapkan sementara dalam paru-paru. Sedangkan orang lain yang berada di sekitarnya menghirup asap rokok itu langsung ke dalam paru-parunya tanpa mengeluarkan asap lagi. Orang yang megnhirup asap rokok dari perokok disebut perokok pasif.

Bahaya Rokok

Akibat yang ditimbulkan oleh rokok bagi lingkungan tidak akan sebesar yang ditimbulkan asap kendaraan bermotor dan asap limbah industri, seperti efek rumah kaca, hujan asam, asap kabut, hingga pelubangan lapisan ozon. Namun, efek bagi perokok aktif maupun pasif dapat langsung terasa setelah beberapa lama.

Pada peringatan akan bahaya rokok yang terdapat pada setiap merek rokok yang beredar, memberikan gambaran mengenai efek yang timbul akan lebih berbahaya jika terdapat pada poin-poin tertentu. Peringatan tersebut menyebutkan bahaya rokok sebagai berikut, “Rokok dapat menyebabkan impotensi, serangan jantung, gangguan kehamilan dan gangguan pada janin,” menyatakan bahwa dalam jangka waktu tertentu, rokok dapat menyebabkan hal-hal yang telah disebutkan diatas. Pada dasarnya, bahaya rokok tidak sampai kepada lingkungan yang besar, walaupun termasuk dalam salah satu kontributor dari bahaya lingkunagan yang timbul. Bahaya rokok hanya terbatas pada kesehatan perokok dan perokok aktif, yang ditimbulkan dari asap rokok dan tembakau.

Tindakan Preventif terhadap Efek Rokok

Sebagai kontributor polusi dalam ruangan, rokok cukup berbahaya. Pada bagian terdahulu telah disebutkan bahwa udara dalam ruangan berlangsung dalam putaran siklus yang lambat. Sebelum sempat keluar ruangan melalui celah yang ada, udara tersebut akan sudah terhirup oleh orang lain. Ada bebrapa cara untuk mencegah asap rokok terhirup oleh para calon perokok pasif, antara lain:

  1. Membuka celah lebar-lebar sehingga siklus udara dalam ruangan dapat berlangsung dengan cepat, sehingga udara dalam ruangan dapat segera berganti dengan udara yang berasal dari luar ruangan.
  2. Meletakkan tanaman hijau pada siang hari di dalam ruangan. Tanaman ini dapat menghirup gas asam arang yang merupakan buangan dari sistem pernapasan manusia dan hewan. Beberapa tanaman bahkan dapat menghirup asap rokok yang berbahaya sehingga dapat mengurangi kandungan asap rokok yang berada dalam ruangan.

Para perokok yang berniat untuk merokok di tempat-tempat umum, harus mempedulikan aturan yang ada. Selain harus memperhatikan peringatan dalam bungkus rokok sebagai bentuk bahayanya terhadap diri sendiri, para perokok juga harus menyadari bahaya rokok tersebut bagi orang lain. Merokok di tempat umum jelas sangat mengganggu kenyamanan. Di tambah bahwa gangguan tersebut juga berefek pada tubuh hingga waktu tertentu telah terasa akibatnya.

Perlu diperhatikan bahwa anak-anak, orang tua dan wanita hamil sangat peka terhadap efek asap rokok. Perokok pasif pada kategori tersebut dapat mengalami efek yang lebih berat. Perokok juga harus memperhatikan tanda-tanda yang terdapat pada setiap tempat umum. Sebaiknya jika merokok pada tempat yang memang sudah disediakan untuk merokok.

Beberapa negara bahkan telah mengeluarkan perintah larangan merokok di tempat-tempat umum. Jika perokok kedapatan merokok di tempat umum yang tidak menyediakan tempat untuk merokok oleh petugas, akan dikenai denda yang sangat besar. Indonesia juga telah menetapkan pajak yang tinggi bagi rokok. Harapannya adalah agar komunitas perokok di Indonesia semakin berkurang.

Dilema Rokok di Indonesia

Saat ini, yang merokok bukanlah berasal dari kalangan orang dewasa saja. Bahkan pelajar juga telah banyak yang sudah berkenalan dengan rokok. Tingkat pendidikan yang rendah dan pemahaman mereka mengenai rokok juga masih kurang. Selain itu, produen rokok di Indonesia telah banyak membantu para pelajar Indonesia memperoleh pendidikan melalui beasiswa secara swasta.

Bahkan menurut beberapa siswa di sekolah-sekolah Indonesia pernah didatangi oleh produsen rokok yang selain memberikan beasiswa juga membagikan rokok secara gratis. Jika beasiswa tersebut berasal dari produsen rokok, bisa berarti bahwa produsen rokok itu telah menjual banyak rokok kepada masyarakat dan menggunakan keuntungan dari penjualan tersebut untuk memberikan beasiswa. Dalam arti ekstrim seperti memberikan asap dan penyakit kepada orang yang telah memberikan pendidikan pada orang lain. Usaha untuk mengurangi komunitas perokok di Indonesia akan semakin sulit.

3 Responses to “Rokok sebagai Kontributor Polusi Udara di dalam Ruangan”

  1. Lolita Cathy January 29, 2012 at 8:04 pm #

    This is the appropriate weblog for anybody who wants to seek out out about this topic. You realize so much its nearly hard to argue with you (not that I truly would need…HaHa). You undoubtedly put a new spin on a subject thats been written about for years. Nice stuff, simply great!

  2. minkpink pompous sweater February 5, 2012 at 8:51 am #

    Good – I should definitely say I’m impressed with your web site. I had no trouble navigating through all the tabs and related info. It ended up being truly simple to access. Good job..

  3. Paul Middough February 6, 2012 at 12:50 am #

    I was curious if you ever thought of changing the layout of your website? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or 2 images. Maybe you could space it out better?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: