Variasi struktur anatomi kayu arah longitudinal

catatan kuliah variasi ciri dan sifat kayu

Batang:

–          Panjang serat (trakeid dan serabut)

  • Pangkal – batas tajuk meningkat, batas tajuk – puncak menurun
  • Panjang sel kayukeras: pangkal – puncak meningkat
  • Panjang sel kayu lunak: pangkal – puncak menurun
  • Perubahan panjang pembuluh kecil dan tidak signifikan

–          Diameter serat

  • Diameter trakeid (kayulunak): pangkal – puncak meningkat
  • Diameter serabut (kayukeras): pangkal – puncak menurun
  • Diameter pembuluh: mengalami penurunan tidak seragam

–          Tebal dinding sel

  • Kayulunak: bawah meningkat, puncak menurun (parabola)
  • Kayukeras: pangkal – puncak menurun

Cabang:

–          Panjang serat (trakeid dan serabut):

  • Pangkal – ujung menurun
  • Pada kayu akhir, panjang serat lebih konstan
  • Tidak ada informasi panjang pembuluh

Akar:

–          Panjang serat:

  • Leher akar – ujung akar: meningkat (kayulunak)
  • Leher akar – ujung akar: menurun (kayukeras)
  • Pertumbuhan panjang serat pada leher akar lebih besar daripada di ujung akar
  • Factor yang mempengaruhi panjang serat akar secara longitudinal: jarak akar dengan leher akar pada arah radial dan pola orientasi arah akar

–          Diameter serat:

  • Leher akar – ujung akar: meningkat (kayulunak)

–          Tebal dinding sel:

  • Leher akar – ujung akar: menurun (kayulunak)
Advertisements

One thought on “Variasi struktur anatomi kayu arah longitudinal

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: