5 kota ‘hantu’ modern

28 Oct

Banyak kota modern di dunia yang ditinggalkan penduduknya karena berbagai alasan. Hal tersebut juga yang memunculkan istilah ‘kota hantu’ (ghost town). Berikut adalah urutan 5 kota modern dunia yang ditinggalkan manusia versi http://adventure.howstuffworks.com/abandoned-city.htm

6. Beichuan City, China

Kota ini ditinggalkan penduduknya karena perintah pemerintah China setelah kota itu diguncang gempa besar. Pada Mei 2008, kota tersebut diguncang gemba hebat yang menewaskan lebih dari 50.000 orang dan merusak sebagian besar bangunan yang berdiri sehingga tidak aman untuk dihuni manusia. Oleh sebab itu, Beichuan yang meskipun merupakan kota modern di China ditinggalkan penduduknya dan tidak dihuni maupun dihancurkan fasilitasnya.

5. Prypiat, Ukraina

PLTN Chernobyl yang terkenal karena ledakannya yang dahsyat merupakan alasan Prypiat ditinggalkan manusia. Pada April 1986, reactor Chernobyl meledak dan menyebarkan radiasi ke seluruh kota. Pemerintah mengevakusi penduduk dalam radius 18 mil, dan sampai saat ini kota itu berbahaya untuk dihuni manusia karena radiasinya bisa bertahan hingga ratusan tahun. Kota ini menjadi salah satu kota modern yang dijuluki ‘kota hantu’ (ghost town).

4. Humberstone dan Santa Laura, Chili

Tempat tersebut dulunya terkenal sebagai salah satu pusat tambang nitrat pada tahun 1862. Namun pada tahun 1961 pabrik pengolah nitrat mulai menutup usahanya karena kebutuhan nitrat global menurun, menyebabkan penduduk kehilangan pendapatan dan pekerjaan. Penduduk mulai meninggalkan kota itu dan membiarkan kota itu seperti ketika mereka meninggalkannya. Pemerintah kemudian memugar tempat itu menjadi museum dan bahkan Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Namun demikian, kota itu tidak lepas dari julukan ‘kota hantu’.

3. Sebagian Detroit, Michigan

Detroit menjadi salah satu kota modern yang terkenal ketika Henry Ford mendirikan pabrik otomotif di kota itu. Penduduk mulai membuat usaha di bidang otomotif yang membuat usaha otomotif tumbuh subur di Detroit. Pembangunan kota terjadi sangat cepat di tahun 1950-an. Namun demikian, persaingan global di bidang otomotif membuat usaha otomotif di Detroit mengalami penurunan. Diduga urbanisasi juga turut berperan dalam ditinggalkannya Detroit, penduduk mulai membuat pabrik otomotif di luar kota sehingga pusat kota mulai ditinggalkan. Oleh sebab itu, bangunan tidak bisa dijual atau dihancurkan karena harga anjlok. Detroit ditinggalkan penduduknya dengan bangunan masih berdiri. Pada tahun 1980-an kota ini pernah digunakan untuk salah satu kegiatan perayaan Halloween yang disebut Devil’s Night.

2. Pulau Hashima, Jepang

Pulau ini memang pulau kecil, namun pada saat itu sangat berperan karena adanya tambang batubara yang melipah. Pulau Hashima kemudian menjadi pusat pertambangan batubara yang disokong oleh Mitsubishi. Kependudukan pulau Hashima cukup modern karena kekayaan pulau itu atas tambangnya. Pembangunan kota di pulau Hashima dihubungkan dengan lorong bawah tanah yang menjadi ciri khas Jepang. Pada Perang Dunia II, Jepang mempekerjakan pekerja tambang China dan Korea di pulau itu namun banyak yang tewas dalam pengasingan. Setelah Perang Dunia II, pulau itu masih mengalami perkembangan, namun setelah minyak bumi menjadi sumber energy global pada tahun 1984, Mitsubishi menutup tambang batubaranya yang menyebabkan penduduk meninggalkan tempat itu. Saat ini, bangunan di pulau itu masih berdiri dan hanya menjadi tempat tinggal bagi kucing-kucing liar dan penduduk illegal. Tempat itu tidak hanya menjadi ‘kota hantu’, namun juga ‘pulau hantu’.

1. Centralia, Pennsylvania

Kota modern ini awalnya berpenduduk hingga 3000 orang karena tambang batubaranya. Namun kota ini ditinggalkan juga karena batubara. TPA di kota itu membakar sampahnya, namun kecerobohan itu menyebabkan kebakaran besar hingga menghanguskan hampir sebagian kota. Hal ini disebabkan oleh penyalaan sedikit api dapat menyalakan api batubara dan menjadi penyebab utama kebakaran batubara bawah tanah. Seluruh cara dilakukan untuk menghindari kebakaran, namun tidak berhasil. Pemerintah kemudian mengevakuasi sebagian kota dan membuat lokasi area berbahaya tidak dihuni manusia. Namun, kemalangan kota itu belum berakhir. Tahun 1981, seluruh kota terbungkus gas karbon monoksida yang keluar dari pertambangan. Mau tidak mau, seluruh penduduk meninggalkan kota itu. Pemerintah menutup kota dan jalan akses menuju kotan itu, serta membiarkan kota seperti ketika ditinggalkan karena biaya penghancurannya besar, serta kemungkinan kebakaran yang tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: