Pengeringan alami (air seasoning)

29 Oct

catatan kuliah pengeringan kayu

Pengeringan Alami (air seasoning)

ciri-ciri pengeringan alami:

  • di lapangan terbuka
  • sepenuhnya tergantung cuaca
  • kadar air akhir tergantung lokasi pengeringan
  • waktu pengeringan lama (berbulan-bulan)

Keadaan dan cara:

  • Lokasi area/lapangan luas
  • Fondasi pengeringan ±≥45 cm
  • Jenis dan ukuran kayu yang dikeringkan hendaknya seragam
  • Cara penumpukan kayu hendaknya menggunakan stick yang ukurannya sama, memperhatikan jarak antar sampel, adanya atap, dan perlakuan coating pada bagian longitudinal kayu

Lokasi area/lapangan pengeringan (yard layout):

  • Datar dan luas, tidak bergelombang
  • Bebas dari naungan (pohon, gedung yang tinggi), tidak terkena bayang-bayang
  • Bebas dari tumbuhan bawah (rumput, dll.)
  • Drainase bagus, waktu musim hujan tidak ada air menggenang
  • Tanahnya keras
  • Kemudahan pengangkutan
  • Hindari berdekatan dengan air
  • Peletakan jenis dan ketebalan yang seragam
  • Pemberian sekat bakar

Jalan:

  • Pada daerah berangin keras, sebaiknya posisi jalan sejajar arah angin
  • Kondisi jalan hendaknya keras dan kering

Lebar antar tumpukan:

  • Dipengaruhi oleh lokasi, cuaca, dan karakter kayu
  • Jika pada kayu serangan jamur besar, lebar antar tumpukan diperlebar
  • Jika pada kayu retak permukaan besar, lebar antar tumpukan dipersempit

Pondasi tumpukan:

  • Kuat mendukung kayu diatasnya
  • Jelas memisahkan dasar tumpukan dan lantai
  • Awet dan tahan lama

Pelindung (atap): dapat terbuat dari genting, plastic, seng, dll.

Sticker:

  • Sticker sebaiknya dari kayu yang sudah kering stabil dan sudah diawetkan
  • Ukuran sticker 2×3 cm atau tergantung kayu yang ditumpuk, hendaknya seragam, dan sebaiknya dari kayu hardwood karena lebih rapat sehingga perubahan dimensi kecil
  • Tebal tongkat hendaknya seragam (sama) dan lurus (tebal 2-3 cm, lebar 3-4 cm)
  • Harus diletakkan di ujung atau dekat ujung
  • Jarak antar ganjal 50 – 60 cm
  • Letak sticker lurus dari bawah ke atas

Cara penumpukan kayu:

  • secara horizontal, permukaan lebar menghadap ke atas
  • jenis kayu sama (BJ sama atau hampir sama)
  • tebal kayu yang dikeringkan sama
  • menggunakan tongkat (sticker) antara melintang kayu
  • penyusunan tongkat harus lurus pada arah vertikal
  • jarak tumpukan dengan permukaan tanah minimal 30 cm
  • di atas tumpukan diberi beban untuk mencegah pelengkungan kayu paling atas
  • beri penutup atas secukupnya

Metode penumpukan kayu hendaknya seragam berdasarkan:

  • Jenis
  • Tebal
  • Lebar grain
  • Kualita

Cacat yang ditimbulkan oleh pengeringan alami:

  • Shrinkage
  • Fungus infection
  • Insect infection
  • Discoloration

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: