Karbohidrat — Kimia Biomasa

4 Apr

catatan kuliah Kimia Biomasa, Denny Irawati, S.Hut.

Karbohidrat pada biomasa membentuk selulosa, hemiselulosa, pektin, pati, dll. Karbohidrat merupakan senyawa kompleks yang terdiri dari polihidroksi aldehida (-CHO) atau keton (-CO-). Komponen ini merupakan komponen yang paling banyak terdapat di alam. Karbohidrat terbentuk dari 100 milyar ton H2O dan CO2 dalam proses fotosintesis dan sebagian besarnya kemudian membentuk selulosa. Rumus empiris karbohidrat adalah Cn(H2O)n yang terdiri dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Rantai karbohidrat paling pendek adalah Gliseraldehid (C3(H2O)3), dan rantai gliseraldehid membentuk Asetil Koenzim-A (Asetil Co-A) dalam siklus Kreb. Glukosa merupakan monomer karbohidrat yang paling banyak terdapat di alam denga rumus C6(H2O)6.

Pada karbohidrat terdapat karbon asimetris atau kiral, yaitu karbon yang memiliki ikatan kovalen pada 4 gugus yang berbeda. Selain itu terdapat pula enansiomer, yaitu pasangan isomer yang merupakan bayangan cermin satu sama lainnya, memiliki karakteristik yang sama, namun memiliki kemampuan membelokkan cahaya yang berbeda. Contohnya pada Gliseraldehid bentuk D (kanan OH) (paling banyak di alam) dan bentuk L (kiri OH).

Stuktur cincin gula yang umum terdapat di alam memiliki 5 anggota (furanosa / siklik furan) dan 6 anggota (piranosa / siklik piran). Apabila kurang dari lima cincin akan menjadi tidak stabil dan tidak kuat sehingga sulit membentuk, dan apabila lebih dari enam maka jarak antar unsur akan terlalu jauh sehingga juga tidak akan terikat erat dan cenderung tidak terbentuk. Karbohidrat juga mengandung C anomer, yaitu C yang mengandung gugus -OH yang bisa alfa atau beta dan berbeda sifatnya antara alfa dan beta.

Peran karbohidrat:

  • bahan makanan energi utama sel-sel yang tidak melakukan fotosintesis
  • karbohidrat yang tidak larut air berfungsi sebagai jaringan penunjang atau pembentuk dinding sel tanaman dan bakteri
  • polimer karbohidrat berfungsi sebagai pelumas sambungan tulang dan perekat di antara sel
  • polimer karbohidrat yang melekat pada protein atau lemak berperan sebagai penerus sinyal yang menentukan lokasi internal atau lintasan metabolik molekul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: