Metode Penelitian THH

7 Apr

catatan kuliah Metode Penelitian Teknologi Hasil Hutan — Prof. T.A. Prayitno

Penelitian adalah langkah untuk menghasilkan data berdasarkan logika. Penelitan (research) adalah meneliti sesuatu untuk mencari jawaban suatu permasalahan. Jawaban ‘research’ bersifat:

  • mudah: tersedia jawaban langsung dari realita keadaan
  • jawaban tidak serta-merta tersedia
  • harus dicari alasan (reasoning) dari suatu peristiwa untuk mengetahui jawabannya

Jawaban langsung diambil dengan: mengukur, mengamati

Jawaban tidak langsung diambil dengan: survey

Ilmu pengetahuan dibagi menjadi 2:

  • ilmu sebab-akibat (fisika)
  • ilmu non-fisika (metafisika)

Metode penelitian adalah langkah awal dan desain penelitian untuk mengumpulkan data dan menjawab pertanyaan atau permasalahan. Permasalahan yang ada di masyarakat di antaranya:

  • people want something better
  • reading, research
  • variation problem
  • intensive, indepth research
  • extensive, numerous replication
  • qualitative
  • quantitative

Akurasi >< Presisi

  • Akurasi: menunjukkan nilai terdekat terhadap nilai data populasi
  • Presisi: simpangan/deviasi -> ketelitian data sewaktu diuji berluang-ulang
  • penelitian yang presisi tidak akurat dan akurat tidak presisi dapat menimbulkan variasi masalah
  • penelitian yang presisi dan akurat akan dapat menyelesaikan variasi masalah

Data, terdiri dari data:

  • kuantitatif: bisa diaritmatikakan
  • kualitatif: tidak bisa diaritmatikakan
  • contoh data kualitatif: Persepsi Masyarakat terhadap Kayu Jati (metode survey)

Problems in Forest Product:

  1. Non-wood forest product
  2. Basic properties of wood
  3. Wood processing
  • sawing
  • drying
  • preservation
  • gluing
  • pulping
  • biomass energy

Posisi metode ilmiah:

  • manusia memiliki kebutuhan sehingga mulai mencari cara untuk memenuhi kebutuhan
  • metode ilmiah merupakan cara manusia untuk mencapai ilmu pengetahuan
  • manusia -> metode ilmiah -> ilmu pengetahuan

Metode Ilmiah merupakan:

  • alat pengetahuan
  • proses terjadinya pengetahuan
  • terdapat kemungkinan dan batas-batas ilmu pengetahuan
  • terdapat kebenaran dan kekeliruan

Fungsi metode ilmiah:

  1. jembatan antara manusia dengan asal mula ilmu pengetahuan
  2. prosedur standar untuk memberikan alasan dari suatu kejadian
  3. logika materiil ilmu pengetahuan
  4. fungsi logika yaitu pemikiran mendalam, terstruktur, dan konsisten

Logika materiil: logika keilmuan, sebab-akibat, tidak serta-merta tersedia jawabannya

Filsafat mengenal: mengelompokkan ilmu univesal menjadi bagian-bagiannya

Filsafat ilmu pengetahuan: dapat digunakan untuk membuat kerangka penelitian

Materi Logika

  1. major: contohnya kritik
  2. minor: contohnnya mempelajari maksud, keputusan, dan kesimpulan

Research -> mencari – kembali

Penelitian: pekerjaan ilmiah yang bermaksud mengungkapkan rahasia ilmu secara objektif dengan bukti-bukti yang kokoh

urutan terjadinya teori, hukum, aksioma: Interference (penelitian bersama, data dikumpulkan) -> teori -> penelitian bertahun-tahun -> hukum -> aksioma -> sampai tidak perlu dibuktikan

Masalah penelitian ilmiah harus memiliki unsur-unsur:

  1. masalah harus tampak dan dirasakan sebagai tantangan penelitian untuk dipecahkan dengan menggunakan keahlian (kemampuan profesional) -> ontologi
  2. masalah penelitian merupakan kondisi yang menunjukkan kesenjangan (gap) antara peristiwa atau keadaan nyata (das sain) dengan tolok ukur tertentu (das sollen) sebagai kondisi ideal atau seharusnya bagi peristiwa atau keadaan tertentu
  3. masalah penelitian adalah keraguan yang timbul terhadap suatu peristiwa atau keadaan tertentu berupa kesangsian tentang tingkat kebenaran suatu peristiwa atau keadaan

Seorang peneliti harus ‘profesional’ (mengakui kelebihan orang lain), dan ‘skeptis’ (tidak mudah percaya dengan suatu pernyataan)

Kriteria sub-masalah yang perlu dibahas:

  1. masalah yang dipilih berguna untuk diungkapkan (bermanfaat) dalam hal keilmuan.
  2. masalah yang dipilih harus relevan dengan kemampuan atau keahlian peneliti.
  3. masalah penelitian harus menarik untuk diungkapkan.
  4. masalah penelitian sedapat mungkin menghasilkan sesuatu yang baru.
  5. masalah penelitian harus dipilih yang dapat dihimpun datanya secara lengkap dan obyektif.
  6. masalah penelitian tidak boleh terlalu luas, tetapi juga tidak terlalu sempit.

Dua pendekatan untuk memperoleh kebenaran:

  • pendekatan non-ilmiah
  • pendekatan ilmiah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: