Ciri dan Sifat Sumber Asal Bahan Baku HHNK: Minyak-minyakan

Minyak atsiri Asal: Dari alam dan tanaman Aneka jenis minyak atsiri Bahan baku: Potensi ketersediaannya relative bervariasi pada berbagai lokasi/tempat Dapat berasal dari daun, kayu, kulit, akar, buah/biji, bunga, dll. Diperoleh dengan pemungutan dan atau dengan perlakuan tertentu pada umur tertentu yang berbeda-beda Karena bersifat volatile, penyiapan bahan (ukuran, bentuk, penyimpanan) harus cermat Minyak lemak Asal: Dari alam dan tanaman Aneka jenis Bahan baku: Potensinya relative, dari alam (tengkawang) dari tanaman (kemiri dan jarak) Tidak banyak (terutama di kehutanan) Berasal dari buah/biji dengan berbagai ukuran dan kualitas Harus ada upaya atau cara untuk mendapatkan biji (murni) sehingga kulit buahnya harus dibuang Ada perlakuan khusus untuk membuang kulit buah (asapan, rendam, kukus) Biji dengan berbagai ukuran berwarna coklat dan hitam (Ir.Kasmudjo)

Advertisements

Ciri dan Sifat Sumber Asal Bahan Baku HHNK: Tumbuhan Berkekuatan

Rotan Asal: Dari alam (dipanen 12 tahun) Dari tanaman (dipanen 10 tahun) Aneka jenis rotan (terutama jenis komersial) Bahan baku: Alam: 96% luar Jawa Tanaman: 4-5% (Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Jawa) Tebang pilih, jenis komersial, ukuran sesuai, umur, kualitas, keadaan fisik, seleksi dan perlakuan sebelum diolah. Bambu Asal: Dari... Continue Reading →

Ciri dan Sifat Produk HHNK

Catatan kuliah HHNK atau Hasil Hutan Non-Kayu. Disebut juga HHBK (Hasil Hutan Bukan Kayu -- UU Kehutanan No.41 tahun 1999) atau HHI (Hasil Hutan Ikutan). Dosen pengampu: Ir. Kasmudjo. Berikut adalah ciri dan sifat produk HHNK: Tumbuhan Berkekuatan Merupakan jenis HHNK dengan produk yang mempunyai kekuatan. Berasal dari aneka jenis tumbuhan dari hutan alam dan... Continue Reading →

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑